Sumber-sumber energi baru terbarukan (EBT)

Sesuai dengan Undang-undang nomor 30 Tahun 2007 tentang energi, pengertian energi adalah adalah kemampuan untuk melakukan kerja yang dapat berupa panas, cahaya, mekanika, kimia, dan lektromagnetika. Istilah yang sering kita dengar adalah energi baru terbarukan. Sumber energy secara umum terdiri atas dua jenis yaitu energy tidak terbarukan dan energy terbarukan. Energi tidak terbarukan berasal dari sumber energy fosil sedangan sumber energy terbarukan adalah  sumber energi yang dihasilkan dari sumber daya energi yang berkelanjutan jika dikelala dengan baik, antara lain panas bumi, angin, bioenergi, sinar matahari, aiiran dan terjunan air, serta gerakan dan perbedaan suhu lapisan laut.

(gambar : wikipedia)
Sementara sumber “energi baru” tidak selalu merupakan sumber energy terbarukan akan tetapi  sumber energi yang dapat dihasilkan oleh teknologi baru baik yang berasal dari sumber energi terbarukan mau.pun sumber energi tak terbarukan, antara lain nuklir, hidrogen, gas metana batu, bara (coal bed methane), batu bara tercairkan (liquefied coal), dan batu bara tergaskan (gasified coal).



Berikut sumber-sumber energi terbarukan :

Air (PLTA)

Air merupakan sumber energi terbarukan yang banyak dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik atau biasa disebut Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Pemanfaatan energi terbarukan oleh PLTA dimanfaatkan melalui gaya gravitasi air atau air mengalir. Secara global, Tenaga air adalah bentuk energi yang paling banyak digunakan dari energi terbarukan, memasok 3.427 TWh listrik pada tahun 2010, atau sekitar 16% dari produksi listrik dunia. Tenaga Air telah digunakan selama berabad-abad oleh manusia. Umumnya, listrik diproduksi ketika air melewati turbin, tekanan air memaksa turbin untuk berputar, energi mekanik yang diciptakan kemudian diubah menjadi listrik.

Angin (PLTB)

Sebagai salah satu sumber energi terbarukan, angin sebagai udara yang bergerak memiliki energi kinetik. Angin dihasilkan dari energi matahari, pemanasan pada permukaan bumi menghasilkan pergerakan. Penggunaan umum dari energi angin adalah untuk layang-layang, atau pelayaatan. Namun angin dapat pula digunakan untuk membangkitkan listrik. Jaman dahulu kala, angin digunakan untuk menimba air atau menggerakkan mesin penggiling dan sampai sekarang sumber energi terbarukan ini terus dikembangkan. Prinsip gerak berputar dari mesin penggiling ini yang digunakan pula untuk menggerakkan turbin dan mengubahnya menjadi energi yang diinginkan.

Matahari (Surya)

Matahari adalah sumber utama dari sumber energi terbarukan. Tenaga air, tenaga angina maupun gelombang laut bersumber dari matahari. Bahkan sumber energy fosil seperti minyak bumi dan batubara merupakan sumber energy dari hasil ekstrask energy matahari yang dilakukan oleh hewan dan tumbuhan jutaan tahun lalu. Khusus untuk penggunaan energy matahari secara langsung dapat digunakan panel surya.

Panel surya merubah sinar matahari langsung menjadi energi yang berguna yang dapat digunakan di rumah. Terdapat dua macam jenis panel surya : yang pertama adala Energi Panas Matahari dan Photo Voltaic atau PV. Panel yang menggunakan panas matahari menggunakan energi matahari untuk memanaskan air yang dapat digunakan untuk air panas atau pemanasan ruangan. Panel PV menggunakan efek photovoltaic untuk merubah energi matahari langsung menjadi listrik. Karena dianggap sinar matahari masih aka nada dalam jutaan tahun kedepan maka disebut juga sebagai sumber energy terbarukan.

Lautan (Maritim)

Lautan memiliki energi terbarukan ang besar dan dekat dengan habitat penduduk sebagai sumber beban. Sebagai sumber energi terbarukan, energi laut memiliki potensi untuk menyediakan sejumlah besar energi baru terbarukan di seluruh dunia. Lautan merupakan sumber utama energi terbarukan. Teknologi yang berbeda menggunakan strategi yang berbeda untuk memanen energi. Sumber utama energi laut adalah:
·           arus pasang surut (tidal current)
·           arus laut (ocean current)
·           Rentang pasang surut (naik turunnya) ombak
·           Energi panas laut
·           gradien salinitas

Panas Bumi

Energi panas bumi menawarkan orang-orang yang hidup di bumi sebuah sumber energi yang terbarukan. Setelah ditemukan, panas bumi adalah solusi revolusioner yang dengan cepat menyebar dari satu ujung planet yang lain. Ada banyak keuntungan tenaga panas bumi. Berikut adalah kelebihan dari tenaga panas bumi:

Pertama dan terpenting, energi panas bumi adalah energi yang terbarukan, yang berarti bahwa selama kita tidak memompa air terlalu banyak energi akan terus ada.

Kedua, energi panas bumi tidak menghasilkan polusi, dan pada saat yang sama, tidak memberikan kontribusi pada efek rumah kaca.

Ketiga, Lokasi pembangkit listrik untuk energi panas bumi tidak memerlukan area yang luas dan karenanya cenderung memiliki dampak yang sedikit terhadap lingkungan sekitar.

Selain itu, energi panas bumi adalah energi terbarukan yang berasal dari dalam dan dari dirinya sendiri, tidak ada sumber-sumber di luar bahan bakar yang diperlukan untuk menjaga generator berjalan.

Share on Google Plus

About Redaksi

Satu Blog Untuk Energi, Berisi Artikel, Data, Tips, Skema, Gambar, Makalah di Bidang Energi . Artikel yang ditayangkan terdiri dari Teori Dasar, Penemuan, Aplikasi Ilmu, Kebijakan Pemerintah, Layanan Perusahaan Energi, Tips-tips mudah sebagai konsumen, Isu Tekini di bidang Energi, Pengetahuan Praktis, Skema Dasar dan Makalah di bidang Energi seperti Kelistrikan, PLN, dan Sumber energi Primer (Air, Angin, Laut, Panas Bumi, Nuklir, Batubara, Minyak, Gas).

0 comments:

Post a Comment