Indikator Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) PLN

SatuEnergi.com. Tingkat mutu pelayanan (TMP) merupakan suatu acuan bagi penyedia tenaga listrik dalam memberikan pelayanan penyediaan listrik agar konsumen mendapatkan mutu dan kehandalan tenaga listrik sesuai dengan yang berlaku. PT PLN (Persero) yang diberikan tugas khusus dalam penyediaan tenaga listrik wajib memperhatikan TMP.


Papan Pengumuman TMP
TMP terdiri dari 13 (tiga belas) indikator yang mana 5 (lima) di antaranya merupakan indikator pinalti. Apabila nilai realisasi indikator pinalti melebihi 20% dari nilai deklarasi yang ditetapkan maka PT PLN (Persero) wajib memberikan kompensasi. Pengertian mengenai 13 (tiga belas) indikator TMP tertuang pada lampiran Keputusan Direksi PT PLN (Persero) No. 022.K/DIR/2012 tentang Tingkat Mutu Pelayanan Penyediaan Tenaga Listrik di Lingkungan PT PLN (Persero) yang menyebutkan sebagai berikut:
1)  Tegangan Tinggi di titik pemakaian
Adalah tegangan pelayanan di titik pemakaian pelanggan tegangan tinggi yang terukur pada APP (alat pengukur dan pembatas) PLN untuk pelanggan terkait.
Satuan: kV; disajikan dengan kisaran angka terendah dan tertinggi. 
2)  Tegangan Menengah di titik pemakaian
Adalah tegangan pelayanan di titik pemakaian pelanggan tegangan menengah yang terukur pada APP (Alat Pengukur dan Pembatas) PLN untuk pelanggan terkait.
Satuan: kV; disajikan dengan kisaran angka terendah dan tertinggi.
3)  Tegangan Rendah di titik pemakaian
Adalah tegangan pelayanan di titik pemakaian pelanggan tegangan rendah yang terukur pada APP (alat pengukur dan pembatas) PLN untuk pelanggan terkait.
Satuan: Volt; disajikan dengan kisaran angka terendah dan tertinggi.
4)  Frekuensi di titik pemakaian
Adalah frekuensi listrik yang diterima oleh pelanggan.
Satuannya: hertz, atau cps; disajikan dengan kisaran angka terendah dan tertinggi.
5)  Lama gangguan per pelanggan
Adalah akumulasi lama gangguan padam yang dirasakan oleh satu pelanggan dalam satu bulan, baik secara terus menerus maupun secara tidak secara terus menerus.
Satuannya: jam/bulan; disajikan dengan satu angka sebagai angka terlama padam.
6)  Jumlah gangguan per pelanggan
Adalah banyaknya kejadian padam yang dirasakan oleh satu pelanggan dalam satu bulan, baik secara terus menerus maupun secara tidak secara terus menerus.
Satuannya: kali/bulan; disajikan dengan satu angka sebagai angka terbanyak frekuensi padam.
7)  Kecepatan pelayanan sambungan baru TM
Adalah waktu terlama satu calon pelanggan baru memperoleh sambungan TM dan siap menyala sejak calon pelanggan melunasi Biaya Penyambungan.
Satuannya, hari kerja; disajikan dengan satu angka sebagai jumlah hari terlama penyambungan terealisir.
8)  Kecepatan pelayanan sambungan baru TR
Adalah  waktu terlama satu calon pelanggan baru memperoleh sambungan TR dan siap menyala sejak calon pelanggan melunasi Biaya Penyambungan.
Satuannya, hari kerja; disajikan dengan satu angka sebagai jumlah hari terlama penyambungan terealisir.
9)  Kecepatan pelayanan perubahan daya TM
Adalah  waktu terlama satu pelanggan memperoleh daya baru TM dan siap menyala sejak pelanggan melunasi Biaya Penyambungan.
Satuannya, hari kerja; disajikan dengan satu angka sebagai jumlah hari terlama penyambungan terealisir.
10)  Kecepatan pelayanan perubahan daya TR
Adalah  waktu terlama satu pelanggan memperoleh daya baru TR dan siap menyala sejak pelanggan melunasi Biaya Penyambungan.
Satuannya, hari kerja; disajikan dengan satu angka sebagai jumlah hari terlama penyambungan terealisir.
11)  Kecepatan menanggapi pengaduan gangguan
Adalah waktu terlama sejak pelanggan mengadu hingga petugas PLN tiba di lokasi pelanggan dan bertemu dengan pelanggan (untuk pengaduan yang memerlukan kehadiran petugas PLN), atau hingga pelanggan memperoleh informasi atau jawaban atas aduan pelanggan (untuk hal-hal yang tidak memerlukan kehadiran petugas PLN di tempat pelanggan).
Satuannya, jam; disajikan dengan satu angka sebagai waktu terlama pengaduan gangguan ditanggapi.
12)  Kesalahan pembacaan kWh meter
Adalah akumulasi/jumlah kesalahan pembacaan kWh meter yang dialami oleh satu pelanggan dalam satu triwulan yang berakibat kepada koreksi rekening.
Satuannya, kali/triwulan/pelanggan; disajikan dengan satu angka sebagai jumlah kesalahan pembacaan kWh meter terbanyak yang dirasakan oleh satu pelanggan.
13)  Waktu koreksi kesalahan rekening
Adalah waktu terlama yang diperlukan oleh PLN untuk mengoreksi satu rekening bila rekening perlu dikoreksi atas permintaan pelanggan.
Satuannya, hari kerja; disajikan dengan satu angka sebagai waktu terlama yang diperlukan untuk melakukan koreksi rekening.

Sedangkan indikator yang termasuk dalam indikator pinalti TMP sebagai berikut:
-       Lama gangguan per pelanggan
-       Jumlah gangguan per pelanggan
-       Kecepatan pelayanan perubahan daya TR
-       Kesalahan pembacaan kWh meter

-       Waktu koreksi kesalahan rekening
Share on Google Plus

About Redaksi

Satu Blog Untuk Energi, Berisi Artikel, Data, Tips, Skema, Gambar, Makalah di Bidang Energi . Artikel yang ditayangkan terdiri dari Teori Dasar, Penemuan, Aplikasi Ilmu, Kebijakan Pemerintah, Layanan Perusahaan Energi, Tips-tips mudah sebagai konsumen, Isu Tekini di bidang Energi, Pengetahuan Praktis, Skema Dasar dan Makalah di bidang Energi seperti Kelistrikan, PLN, dan Sumber energi Primer (Air, Angin, Laut, Panas Bumi, Nuklir, Batubara, Minyak, Gas).

0 comments:

Post a Comment