Sejarah Turbin Angin




Pada awal 3500 SM, orang Mesir adalah orang-orang pertama yang diketahui menggunakan kekuatan angin. Mereka menciptakan layar untuk kapal mereka untuk mendorong mereka menyusuri Sungai Nil. Konsep memanfaatkan angin untuk kerja mekanik perlahan berevolusi.

Masih diperdebatkan dimana tempat kelahiran kincir angin. Babel menggunakan tenaga angin untuk irigasi selama abad ke-17 SM, abad ke-4 SM karya klasik Sanskirt membuat referensi alat yang digunakan angin untuk mengangkat air.



Kincir angin didokumentasikan pertama tahun 200 SM yang dibuat oleh Persia umtuk melilitkan gandum. Kincir angin awal ini memiliki desain akses vertikal dengan layar yang terbuat dari alang-alang atau kayu dan biasanya memiliki tinggi 5-9 meter. Kincir angin diperkenalkan di Kekaisaran Romawi sekitar 250 AD. Kincir angin menjadi umum di Eropa sekitar abad ke-11. Kincir angin Belanda yang digunakan di Delta Sungai Rhine untuk menyediakan drainase pada abad ke-14.

Pada tahun 1300 Masehi, turbin angin sumbu horisontal pertama merintis jalan pengembangan trubin angin, pertama hanya untuk menggiling biji-bijian sebelum kemudian digunakan untuk keperluan irigasi.Kincir angin membantu mereka dalam irigasi dimana air akan di pompa dari Belanda untuk dikirimkan ke Perancis.

Turbin angin pertama kali digunakan untuk pembangkit listrik di Juli 1887 di Skotlandia di mana turbin digunakan untuk mengisi baterai untuk penerangan rumah James Blyth, seorang sarjana Skotlandia. Hal tersebut memberi jalan pengembangan turbin angin otomatis untuk menghasilkan listrik pertama yang dikembangkan oleh ilmuwan Amerika Charles F Brush di Cleveland, Ohio, USA hanya beberapa bulan kemudian. Pada saat ini, pembangkit listrik dari turbin angin dianggap tidak ekonomis kecuali untuk negara berpenduduk jarang.

Pengembangan turbin angin terus dan pada tahun 1900, Denmark sendiri memiliki sekitar 2500 kincir angin untuk berbagai keperluan seperti penggilingan, memompa, dan pembangkit listrik dengan sekitar 30 MW hasil. Pada saat itu, turbin angin terbesar didirikan dengan tinggi menara 24 meter dan diameter rotor 23 meter dan memiliki 4 pisau. Pada tahun 1908, AS memiliki 72 kincir angin dengan kapasitas total 25 MW. Dengan timbulnya perang dunia 1, AS memproduksi 100.000 kincir angin untuk digunakan pertanian tujuan misalnya memompa air.

Uni Soviet pada tahun 1931 mengembangkan turbin angin di Yalta, yang kemudian memberi jalan untuk turbin angin modern. Turbin angin dengan generator 100 KW yang ditempatkan di menara 30 meter dan terhubung ke sistem distribusi 6,3 kV lokal. Turbin angin ini memiliki faktor kapasitas tahunan 32% yang dekat dengan turbin angin modern. Pertama turbin angin berkapasitas megawatt dipasang awal 1941 di Vermont. Namun, setelah 1100 jam operasi turbin angin ini gagal tapi tidak diperbaiki karena sumber daya yang terbatas selama Perang Dunia II.


Pertama turbin angin modern yang terhubung ke jaringan utilitas di Inggris dikembangkan oleh John Brown & perusahaan pada tahun 1952 di Orkney Islands.

Sumber : http://centurionenergy.net/wind-turbine-history
Share on Google Plus

About Redaksi

Satu Blog Untuk Energi, Berisi Artikel, Data, Tips, Skema, Gambar, Makalah di Bidang Energi . Artikel yang ditayangkan terdiri dari Teori Dasar, Penemuan, Aplikasi Ilmu, Kebijakan Pemerintah, Layanan Perusahaan Energi, Tips-tips mudah sebagai konsumen, Isu Tekini di bidang Energi, Pengetahuan Praktis, Skema Dasar dan Makalah di bidang Energi seperti Kelistrikan, PLN, dan Sumber energi Primer (Air, Angin, Laut, Panas Bumi, Nuklir, Batubara, Minyak, Gas).

0 comments:

Post a Comment