Kelebihan dan Kekurangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)


Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir adalah Pusat pembangkit listrik yang menggunakan reaksi atom sebagai sumber energi pembangkitan listrik. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir atau PLTN merupakan salah satu bentuk sumber energi yang menuai banyak kontroversi. Pembangkit Nuklir adalah jenis pembangkit thermal yang dimana sumber panasnya adalah dari reaktor nuklir. Sama seperti tipe pembangkit thermal lainnya, panas ini digunakan untuk menggerakkan turbin uap yang kemudian memutar generator. Dilaporkan oleh IAEA per April 2014  ada sekitar 435 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir yang beroperasi di 31 negara di dunia.

Berikut ini kelebihan dan kekurangan PLTN :


KEUNTUNGAN PLTN :

1. Lahan

PLTN tidak memerlukan area yang luas, tidak seperti pembangkit lain semacam Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (angin) atau PLTA yang memerlukan catchment area yang luas. Namun untuk pendinginan, PLTN memerlukan air yang banyak, sehingga PLTN biasanya diletakkan di pinggir pantai, yang juga untuk mencegah terganggunya air minum.

2. Rendah Emisi Karbon

PLTN tidak berkontribusi terhadap emisi karbon. Tak ada emisi CO2 yang dikeluarkan oleh PLTN, karenanya PLTN tidak menjadi penyebab global warming.

3. Tidak Memproduksi Partikel Polutan

PLTN juga tidak mengeluarkan partikel polutan seperti halnya Pembangkit Thermal dari bahan fosil. Sehingga tidak menimbulkan pencemaran udara yang dapat menyebabkan hujan asam.

4. Padat Energi

Energi nuklir memiliki intensitas energi yang tertinggi, energi yang sangat besar diproduksi dari jumlah bahan bakar yang sangat sedikit.

5. Raliable

Energi nuklir sangat reliable, tidak tergantung cuaca, tidak seperti PLT Bayu atau PLTA.

6.Volume Sampah Kecil

Sampah dari energi nulir volumenya relatif kecil. Meskipun demikian sampah ini bersifat radioaktif.



http://sharonbrown.src.wastateleg.org/


KEKURANGAN PLTN :

1. Pembuangan Energi Nuklir
Pembuangan sampah nuklir sangat mahal. Karena sampahnya bersifat radioaktif maka harus mendapatkan treatment khusus sehingga sampahnya tidak mencemari lingkungan.

2. Decomissioning

PLTN yang tidak terpakai tidak bisa begitu saja ditinggalkan. Proses decomisiioning akan memakan waktu yang lama dan biaya yang besar untuk mencegah terpaparnya lingkungan sekitar dari sampah radioaktif.

3. Kecelakaan Nuklir

Kecelakaan nuklir dapat menyebarkan partikel radioaktif kelingkungan yang luas. Radiasi ini dapat merusak sel-sel tubuh yang dapat menyebabkan penyakit atau kematian. Penyakit dapat muncul dalam waktu yang lama setelah kejadian radiasi.

Sumber :
Wikipedia
http://nuclear-energy.net/


Share on Google Plus

About Redaksi

Satu Blog Untuk Energi, Berisi Artikel, Data, Tips, Skema, Gambar, Makalah di Bidang Energi . Artikel yang ditayangkan terdiri dari Teori Dasar, Penemuan, Aplikasi Ilmu, Kebijakan Pemerintah, Layanan Perusahaan Energi, Tips-tips mudah sebagai konsumen, Isu Tekini di bidang Energi, Pengetahuan Praktis, Skema Dasar dan Makalah di bidang Energi seperti Kelistrikan, PLN, dan Sumber energi Primer (Air, Angin, Laut, Panas Bumi, Nuklir, Batubara, Minyak, Gas).

1 comments: