Ringkasan PUIL 2011 Bagian 4 (Proteksi Untuk Keselamatan)


Oleh : Ir, Fadjar Wijaya*

Bagian 4 : Proteksi untuk Keselamatan

Proteksi untuk keselamatan menentukan persyaratan terpenting untuk melindungi manusia, ternak dan hartabenda, meliputi:

  • Proteksi terhadap kejut listrik (Bagian4-41)
  • Proteksi terhadap efek termal (Bagian4-42)
  • Proteksi terhadap arus lebih (Bagian4-43)
  • Proteksi terhadap gangguan voltase dan gangguan elektromagnetik (Bagian4-44)

Tindakan proteksi dapat diterapkan pada seluruh instalasi, pada sebagian instalasi atau pada suatu perlengkapan. Jika kondisi tertentu tindakan proteksi tidak dapat dipenuhi, harus diterapkan ketentuan tambahan sedemikian sehingga ketentuan proteksi gabungan mencapai tingkat keselamatan yang sama.

Ruang Lingkup
Bagian 4-41 PUIL menentukan persyaratan penting mengenai proteksi terhadap kejut listrik, termasuk proteksi dasar (proteksi terhadap sentuh langsung) dan proteksi gangguan (proteksi terhadap sentuh tak langsung) dari manusia dan ternak. Standar ini juga mencakup penerapan dan koordinasi persyaratan ini yang berkaitan dengan pengaruh eksternal. Persyaratan diberikan juga untuk penerapan proteksi tambahan dalam hal tertentu.

Proteksi dari kejut listrik berupa: 

  1. Proteksi dari sentuh langsung maupun tak langsung 
  2. Proteksi dari sentuh langsung atau proteksi dalam pelayanan normal 
  3. Proteksi dari sentuh tak langsung atau proteksi dalam kondisi gangguan
Sentuh Langsung




Sentuh Tak Langsung



Proteksi Tambahan dengan GPAS

Penggunaan GPAS hanya dimaksudkan untuk menambah tindakan proteksi lain terhadap kejut listrik dalam pelayanan normal.. GPAS juga dikenal sebagai RCD (Residual current device) atau RCPD (Residual current protective device), atau GFCI (Ground fault circuit interrupter – digunakan di USA)  GPAS di pasaran dikenal juga sebagai ELCB (Earth-leakage circuitbreaker) . Penggunaan GPAS, dengan arus operasi sisa pengenal ≤ 30 mA, dikenal sebagai proteksi tambahan dari kejut listrik dalam pelayanan normal, jika tindakan proteksi lain gagal atau karena kecerobohan pemakai

Proteksi dari Sentuh Tak Langsung

Sentuh tak langsung adalah sentuh pada bagian konduktif terbuka (BKT) perlengkapan atau instalasi yang dalam keadaan normal tidak bertegangan, tapi menjadi bertegangan dalam kondisi gangguan karena kegagalan insulasi.
Kegagalan insulasi harus dicegah dengan:
 Perlengkapan listrik harus dirancang dan dibuat dengan baik
 Bagian aktif harus diinsulasi dengan bahan yang tepat
 Instalasi listrik harus dipasang dengan baik

Proteksi dari sentuh tak langsung dapat dilakukan dengan:
 Pemutusan suplai secara otomatis (ayat 411)
 Penggunaan perlengkapan kelas II atau insulasi ekivalen
 Lokasi tidak konduktif
 Ikatan penyama potensial lokal bebas bumi
 Separasi listrik


*Sumber : www.djk.esdm.go.id

Share on Google Plus

About Redaksi

Satu Blog Untuk Energi, Berisi Artikel, Data, Tips, Skema, Gambar, Makalah di Bidang Energi . Artikel yang ditayangkan terdiri dari Teori Dasar, Penemuan, Aplikasi Ilmu, Kebijakan Pemerintah, Layanan Perusahaan Energi, Tips-tips mudah sebagai konsumen, Isu Tekini di bidang Energi, Pengetahuan Praktis, Skema Dasar dan Makalah di bidang Energi seperti Kelistrikan, PLN, dan Sumber energi Primer (Air, Angin, Laut, Panas Bumi, Nuklir, Batubara, Minyak, Gas).

0 comments:

Post a Comment