Prinsip Kerja Turbin Kaplan


Prinsip Kerja Turbin Kaplan

Turbin Kaplan adalah turbin air jenis propeller yang memiliki blade yang dapat disesuaikan. Turbin ini dikembangkan pada tahun 1913 oleh profesor Austria Viktor Kaplan, yang mengkombinasikan secara otomatis baling-baling yang dapat diadjust dengan otomatis disesuaikan gerbang gawang (wicket gates) untuk mencapai efisiensi melalui berbagai tingkat dan aliran air. Turbin Kaplan merupakan evolusi dari turbin Francis. Penemuannya menyebabkan listrik dapat diproduksi secara efisien dengan menggunakan head yang rendah yang tidak mungkin dapat dicapai dengan turbin Francis. Tinggi head berkisar 10-70 meter dan output daya 5-200 MW. Diameter Runner adalah antara 2 dan 11 meter. Kisaran rotasi turbin adalah 79-429 rpm. Instalasi turbin Kaplan dipercaya untuk menghasilkan kekuatan yang paling optimal jika head nominalnya adalah 34.65m adalah seperti Tocoma Power Plant (Venezuela) Kaplan pembangkit turbin 235MW dengan masing-masing diamter runnernya adalah 4.8m.Turbin Kaplan saat ini sudah banyak digunakan di seluruh dunia dalam high-flow, pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan head rendah.



Turbin Kaplan adalah turbin reaksi aliran ke dalam, yang berarti bahwa fluida perubahan tekanan bekerja ketika bergerak melalui turbin dan memberikan energi nya. Power dipulihkan dari kedua kepala hidrostatik dan dari energi kinetik dari air yang mengalir. Desain menggabungkan fitur radial dan aksial turbin. Inlet adalah tabung berbentuk scroll yang membungkus di sekitar gerbang gawang turbin. Air diarahkan tangensial melalui gerbang gawang dan spiral ke baling-baling berbentuk runner, menyebabkan ia berputar. Outlet berbentuk draft tube yang membantu mengurangi kecepatan air dan memulihkan energi kinetik.





Turbin tidak perlu berada di titik terendah aliran air selama draft tube tetap penuh air. Lokasi turbin yang lebih tinggi, namun, meningkatkan daya hisap yang disampaikan pada pisau turbin dengan draft tube. Hasil penurunan tekanan dapat menyebabkan kavitasi.
Variabel geometris dari gawang gerbang dan blade turbin memungkinkan operasi yang efisien untuk berbagai kondisi aliran. Efisiensi turbin Kaplan biasanya lebih dari 90%, namun mungkin lebih rendah dalam aplikasi head yang sangat rendah.


Keuntungan dari Kaplan Turbine


- baling-baling turbin Runner yang dapat disesuaikan
- hanya diperlukan head yang rendah
- memiliki jumlah head yang sangat kecil dari pisau 3 sampai 8

Kekurangan dari Kaplan Turbine

- disposisi poros hanya dalam arah vertikal
- laju aliran yang sangat besar diperlukan
- kecepatan tertentu Turbine adalah 250-850
- generator bekerja lebih keras




Share on Google Plus

About Redaksi

Satu Blog Untuk Energi, Berisi Artikel, Data, Tips, Skema, Gambar, Makalah di Bidang Energi . Artikel yang ditayangkan terdiri dari Teori Dasar, Penemuan, Aplikasi Ilmu, Kebijakan Pemerintah, Layanan Perusahaan Energi, Tips-tips mudah sebagai konsumen, Isu Tekini di bidang Energi, Pengetahuan Praktis, Skema Dasar dan Makalah di bidang Energi seperti Kelistrikan, PLN, dan Sumber energi Primer (Air, Angin, Laut, Panas Bumi, Nuklir, Batubara, Minyak, Gas).

0 comments:

Post a Comment