Pertumbuhan Jumlah Konsumen Listrik, Rasio Elektrifikasi dan Rasio Desa Berlistrik



Pertumbuhan Pelanggan

Realisasi jumlah pelanggan PLN selama tahun 2009 – 2013 mengalami peningkatan dari 39,9 juta menjadi 53,7 juta atau bertambah rata-rata 3 juta tiap tahunnya. Penambahan pelanggan terbesar masih terjadi pada sektor rumah tangga, yaitu rata-rata 2,8 juta per tahun, diikuti sektor bisnis dengan
rata-rata 134 ribu pelanggan per tahun, sektor publik rata-rata 70 ribu pelanggan per tahun, dan terakhir sektor industri rata-rata 1.800 pelanggan per tahun. Tabel 3.2 menunjukkan perkembangan jumlah pelanggan PLN menurut sektor pelanggan dalam 5 tahun terakhir.

Jumlah Pelanggan PLN
Rasio Elektrifikasi

Rasio elektrifikasi didefinisikan sebagai jumlah rumah tangga yang sudah berlistrik dibagi dengan jumlah rumah tangga yang ada. Perkembangan rasio elektrifikasi secara nasional24 dari tahun ke tahun mengalami kenaikan, yaitu dari 65,0% pada tahun 2009 menjadi 80,4% pada tahun 2013. Pada periode tersebut kenaikan rasio elektrifikasi pada wilayah-wilayah Jawa-Bali, Sumatera, Kalimantan,
Sulawesi dan pulau lainnya diperlihatkan pada Tabel dibawah ini:

Rasio Elektrifikasi
Pada Tabel tersebut terlihat bahwa terjadi pertumbuhan rasio elektrifikasi yang tidak merata pada masing-masing daerah, dengan rincian sebagai berikut:
  • Sumatera: rasio elektrifikasi mengalami pertumbuhan sekitar 4,2% per tahun.
  • Sulawesi: pertumbuhan rasio elektrifikasinya sekitar 4,1% per tahun. Rasio elektrifikasi naik cukup tajam pada tahun 2010 karena adanya pembangkit sewa.
  • Jawa-Bali: rasio elektrifikasi mengalami pertumbuhan sekitar 3,0% per tahun.
  • Kalimantan: rasio elektrifikasi mengalami kenaikan cukup signifikan sekitar 4,5% per tahun mulai tahun 2010 karena teratasinya masalah pembangkitan dengan adanya beberapa pembangkit sewa.
  • Indonesia bagian timur: rasio elektrifikasi mengalami pertumbuhan 5,9% per tahun. Kesulitan utama adalah keterbatasan kemampuan pembangkit dan situasi geografis yang tersebar.
Rasio Desa Berlistrik

Desa berlistrik adalah desa yang sudah dialiri listrik oleh pelaku usaha dan atau non pelaku usaha
atau telah terpasang jaringan tegangan rendah oleh PIUPTL (Pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik). Sedangkan rasio desa berlistrik didefinisikan sebagai perbandingan jumlah desa berlistrik dibagi dengan jumlah desa yang ada. Data desa berlistrik secara nasional pada tahun 2011 sebesar 96% dengan data desa berlistrik sebanyak 75.477 desa dari total 78.609 desa. Data desa berlistrik diperoleh dari data potensi desa (Podes) BPS yang terakhir tahun 2011, yang dikeluarkan berkala setiap 3 tahun.
Sumber : RUPTL PLN
Share on Google Plus

About Redaksi

Satu Blog Untuk Energi, Berisi Artikel, Data, Tips, Skema, Gambar, Makalah di Bidang Energi . Artikel yang ditayangkan terdiri dari Teori Dasar, Penemuan, Aplikasi Ilmu, Kebijakan Pemerintah, Layanan Perusahaan Energi, Tips-tips mudah sebagai konsumen, Isu Tekini di bidang Energi, Pengetahuan Praktis, Skema Dasar dan Makalah di bidang Energi seperti Kelistrikan, PLN, dan Sumber energi Primer (Air, Angin, Laut, Panas Bumi, Nuklir, Batubara, Minyak, Gas).

0 comments:

Post a Comment