Kondisi Sistem Pembangkitan Listrik di Indonesia Wilayah Indonesia Timur


Sampai dengan bulan September 2014 kapasitas terpasang pembangkit PLN dan IPP di Indonesia
adalah 43.457 MW yang terdiri dari 33.499 MW di sistem Jawa - Bali dan 9.958 MW di sistem-sistem kelistrikan Wilayah Sumatera dan Indonesia Timur. Pembangkit sewa tidak termasuk dalam angka tersebut.

WILAYAH INDONESIA TIMUR


Kapasitas terpasang pembangkit milik PLN dan IPP yang tersebar di Indonesia Timur s.d. tahun 2014 adalah sekitar 3.842 MW dengan perincian ditunjukkan pada Tabel 3.8. Kapasitas pembangkit tersebut sudah termasuk IPP dengan kapasitas 980 MW. Walaupun kapasitas terpasang pembangkit adalah 3.842 MW, kemampuan netto dari pembangkit tersebut lebih rendah dari angka tersebut karena banyak PLTD yang telah berusia lebih dari 10 tahun dan mengalami derating.
Kapasitas Terpasang Pembangkit Wilayah Indonesia Timur (MW) Tahun 2014

Beban puncak sistem kelistrikan Indonesia Timur pada tahun 2014 diperkirakan akan mencapai 4.073 MW. Jika beban puncak dibandingkan dengan daya mampu pembangkit dan apabila menerapkan kriteria cadangan 40%, maka diperkirakan terjadi kekurangan sekitar 1.600 MW.

Untuk menanggulangi kekurangan pembangkit tersebut, hampir seluruh unit usaha PLN di Indonesia
Timur telah melakukan sewa pembangkit. Kapasitas pembangkit sewa yang ada di Indonesia Timur
sampai dengan akhir tahun 2014 akan mencapai 1.745 MW sebagaimana ditunjukkan pada Tabel dibawah ini:

Daftar Sewa Pembangkit Wilayah Indonesia Timur (MW) s/dBulan Desember 2014

Share on Google Plus

About Redaksi

Satu Blog Untuk Energi, Berisi Artikel, Data, Tips, Skema, Gambar, Makalah di Bidang Energi . Artikel yang ditayangkan terdiri dari Teori Dasar, Penemuan, Aplikasi Ilmu, Kebijakan Pemerintah, Layanan Perusahaan Energi, Tips-tips mudah sebagai konsumen, Isu Tekini di bidang Energi, Pengetahuan Praktis, Skema Dasar dan Makalah di bidang Energi seperti Kelistrikan, PLN, dan Sumber energi Primer (Air, Angin, Laut, Panas Bumi, Nuklir, Batubara, Minyak, Gas).

0 comments:

Post a Comment